Industri kecerdasan buatan global memasuki fase "gejolak abadi" yang belum pernah terjadi sebelumnya. Posisi kepemimpinan di antara laboratorium AI terbesar berganti secara dramatis setiap beberapa bulan, menciptakan lanskap kompetisi yang tidak bisa diprediksi oleh investor maupun perusahaan yang mengadopsi teknologi ini.
Data dari pasar sekunder menunjukkan perubahan signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Di platform Forge Global, valuasi Anthropic melonjak hingga $1 triliun, mengungguli OpenAI yang berada di angka $880 miliar. Pergeseran ini mencerminkan keyakinan pasar terhadap pertumbuhan pendapatan Anthropic yang luar biasa — dari $9 miliar di akhir 2025 menjadi lebih dari $30 miliar per Maret 2026, lonjakan 233 persen dalam hanya satu kuartal.
Pendorong utama pertumbuhan tersebut adalah tools coding. Claude Code, asisten pemrograman Anthropic, sendiri menghasilkan lebih dari $2,5 miliar dalam pendapatan tahunan hanya dalam sembilan bulan pertama. Sebanyak 80 persen pendapatan Anthropic kini berasal dari klien perusahaan, menjadikannya pemain enterprise yang jauh lebih mapan dibandingkan OpenAI.
Di sisi lain, OpenAI menghadapi tekanan internal yang tidak biasa. Laporan dari Axios pada 30 April 2026 mengungkap bahwa perusahaan baru-baru ini gagal mencapai target pendapatan dan pengguna internal. Chief Financial Officer Sarah Friar dilaporkan mempertanyakan kemampuan perusahaan untuk mendanai kontrak komputasi di masa depan tanpa percepatan pendapatan, memicu ketegangan internal dengan Sam Altman mengenai waktu IPO yang ideal.
Ketegangan ini semakin terasa ketika investor Brad Gerstner meminta kejelasan proyeksi pendapatan, dan Altman dilaporkan "menawarkan bantuan untuk mencari pembeli atas sahamnya" alih-alih memberikan jawaban langsung. Komentar yang tidak lazim ini menegaskan ketidakpastian yang melingkupi salah satu perusahaan AI paling bernilai di dunia.
Sementara itu, Anthropic sedang mempersiapkan putaran pendanaan baru sekitar $50 miliar yang diperkirakan akan rampung dalam dua minggu ke depan. Target valuasi berkisar $900 miliar, namun tingginya permintaan dari investor berpotensi mendorong angka final melampaui perkiraan tersebut. Jika terjadi, ini bukan hanya menggandakan valuasi dari putaran Februari di $380 miliar, tetapi juga mengukuhkan posisi Anthropic sebagai pemimpin pasar sekunder di atas OpenAI yang baru saja menutup putaran $122 miliar pada valuasi $852 miliar.
Fenomen "leapfrog" ini telah memaksa perubahan strategis dalam cara perusahaan mengadopsi AI. Tim IT kini menghindari komitmen jangka panjang pada satu model tertentu agar tetap fleksibel berpindah penyedia. Amazon memperluas akses model OpenAI di platform Bedrock meskipun merupakan investor awal Anthropic. Bank-bank Wall Street fokus menyediakan banyak model bagi karyawan alih-alih menyeragamkan satu platform.
Para investor mulai beralih dari paradigma "pemenang mengambil semua" menuju teori "banyak pemenang". Banyak yang berpendapat bahwa dominasi satu laboratorium tunggal justru merugikan, karena pemerintah dan perusahaan besar membutuhkan kompetisi untuk harga dan kepatuhan regulasi. Namun bagi CFO dan investor, ketiadaan pemimpin yang jelas membuat penganggaran jangka panjang dan perencanaan strategis menjadi "pertanyaan eksistensial" yang belum pernah dihadapi sebelumnya.
Sudut Pandang Kami:
Kompetisi sengit ini membawa dampak langsung bagi ekosistem teknologi Indonesia. Sebagai negara dengan ratusan startup dan perusahaan yang mulai mengadopsi AI, fenomena "leapfrog" ini menguntungkan pembeli karena harga layanan AI cenderung turun akibat persaingan ketat. Namun di sisi lain, ketergantungan pada platform asing tanpa strategi nasional yang jelas berisiko menciptakan kerentanan baru. Indonesia perlu mempercepat pengembangan model AI berbasis bahasa dan konteks lokal agar tidak sepenuhnya bergantung pada keputusan perusahaan AS yang bisa berubah dalam sekejap. Momentum ini juga bisa menjadi peluang bagi talenta AI Indonesia untuk berkontribusi pada salah satu lab terdepan tersebut atau membangun infrastruktur domestik yang independen.
Sumber Referensi:
- https://www.axios.com/2026/04/30/openai-anthropic-winners-losers-ipo
- https://techcrunch.com/2026/04/30/anthropic-potential-900b-valuation-round-could-happen-within-two-weeks/
- https://techfundingnews.com/anthropic-1-trillion-valuation-secondary-market-overtakes-openai/
- https://nypost.com/2026/04/23/business/with-jaw-dropping-1-trillion-valuation-anthropic-overtakes-openai-in-market-cap-race/
- https://www.morningstar.com/markets/openai-anthropic-highlight-revenue-gains-ipo-hype-builds
